Momentum Accounting sebagai Paradigma Baru dalam Pelaporan Keuangan: Kajian Literatur
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Pelaporan keuangan berbasis akrual cenderung hanya menyajikan informasi historis yang bersifat retrospektif, sehingga kurang mendukung kebutuhan prospektif dalam pengambilan keputusan. Artikel ini mengkaji momentum accounting sebagai paradigma baru pelaporan keuangan. Konsep yang diperkenalkan Yuji Ijiri (1989) ini menambahkan dimensi momentum (laju perubahan) dan force (penyebab perubahan) untuk melengkapi dimensi tradisional stock dan flow. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa momentum accounting memberikan informasi yang lebih dinamis, prediktif, dan prospektif dibanding laporan keuangan konvensional. Penelitian sebelumnya (Melse, 2008; Dasuki, 2020; Sun, 2022) mendukung bahwa konsep ini memperkaya decision usefulness dengan menjelaskan arah, kecepatan, serta penyebab perubahan kinerja perusahaan. Selain itu, momentum accounting sejalan dengan regulasi internasional yang menekankan transparansi, keberlanjutan, dan prospek jangka panjang. Meski begitu, tantangan implementasi masih ada, seperti kebutuhan teknologi real-time, standar baru, dan kesiapan praktisi. Secara keseluruhan, momentum accounting berpotensi menjadi pelengkap integrated reporting sekaligus menjawab tuntutan pelaporan modern di era digital dan penuh ketidakpastian.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Chan, D, Y., & Vasarhelyi, M, A. (2011). Innovation and practice of continuous auditing. International Journal of Accounting Information System. Journal of Accounting Information Systems, 12(2), 152–160. https://doi.org/10.1016/j.accinf.2011.01.001
Commission, E. (2024). Corporate Sustainability Reporting Directive (CSRD). European Commission.
Dasuki, T, M, S. (2020). Pengaruh arus kas operasi, firm size, dan momentum terhadap return saham pada perusahaan LQ45. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Sistem Informasi, 1(1), 81–92.
Fraser, I, A, M. (1993). Triple-entry bookkeeping: A critique. Accounting and Business Research, 23(90), 151–158.
Gu, Y., Dai, J., & Vasarhelyi, M, A. (2023). Audit 4.0-based ESG assurance: An example of using satellite images on GHG emissions. International Journal of Accounting Information Systems. https://doi.org/10.1016/j.accinf.2023.100625
Hidayat, A, A., & Santosa, P, W. (2019). Sustainability report dan pengaruhnya terhadap nilai perusahaan. Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia, 23(2), 101–115. https://doi.org/10.xxxx/jaki.v23i2
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2020). Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan. IAI.
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2018). Standar Akuntansi Keuangan. IAI.
International Financial Reporting Standards (IFRS) Foundation. (2021). International
International Financial Reporting Standards (IFRS) Foundation. (2023). General requirements for disclosure of sustainability-related financial information (Https://www.ifrs.org (ed.)). IFRS Foundation. Retrieved.
Kusuma, H., & Wibowo, A. (2020). Implementasi sustainability reporting di Indonesia: Tantangan dan peluang. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 17(1), 45–61.
Maharani, D., & Yulianti, N. (2021). Green accounting dan kinerja keberlanjutan perusahaan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(2), 321–337.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2017). Peraturan OJK No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. OJK.
Pertamina. (2022). Sustainability Report 2022. PT Pertamina (Persero).
PLN (Perusahaan Listrik Negara). (2022). Sustainability Report 2022. PT PLN (Persero).
PwC Indonesia. (2023). Tren dan arah sustainability report Indonesia. PwC Indonesi. https://www.pwc.com/id
Santoso, A., & Nugroho, H. (2020). Pelaporan keberlanjutan dan pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 25(2), 213–229.
Sari, D, P., & Yuliana, I. (2021). Integrasi environmental accounting dalam praktik pelaporan keuangan. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 21(1), 67–80.
Sembiring, E. (2020). Kesiapan perusahaan Indonesia dalam menghadapi kewajiban sustainability reporting. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 12(3), 201–215.
Sun, T. (2022). Momentum inovasi green accounting pada perusahaan semen. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(3), 492–506. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2022.13.3.28
Susanto, Y, K., & Adi, B, S. (2019). Penerapan akuntansi keberlanjutan di sektor perbankan Indonesia. Jurnal Akuntansi Indonesia, 18(2), 145–160.
Utami, S, R., & Rahman, F. (2021). Digitalisasi pelaporan keuangan: Tantangan dan peluang. Jurnal Akuntansi Dan Teknologi Informasi, 5(1), 12–25.