Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan: Peran Mediasi Kepuasan Kerja (Studi Kasus di RSUD dr. H. Jusuf SK)
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Pemanfaatan Kinerja karyawan merupakan faktor kunci dalam menjamin kualitas layanan rumah sakit publik, namun masih sering dihadapkan pada persoalan lingkungan kerja yang kurang kondusif dan budaya organisasi yang belum kuat, sehingga menurunkan kepuasan dan motivasi kerja karyawan, khususnya di rumah sakit daerah seperti RSUD dr. H. Jusuf SK yang menghadapi keterbatasan sumber daya dan tekanan beban kerja yang tinggi; oleh karena itu penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi melalui pendekatan kuantitatif menggunakan survei dan analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan, di mana kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan tersebut, sehingga secara teoretis memperkuat model hubungan perilaku organisasi dalam konteks rumah sakit publik dan secara praktis memberikan implikasi bagi manajemen RSUD dr. H. Jusuf SK untuk memprioritaskan perbaikan kondisi kerja dan penguatan nilai budaya organisasi guna meningkatkan kepuasan, kinerja, dan kualitas layanan kesehatan.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Chin, W. W. (1998). The partial least squares approach to structural equation modeling. In G. A. Marcoulides (Ed.), *Modern methods for business research* (pp. 295–336). Lawrence Erlbaum Associates.
Cohen, J. (1988). *Statistical power analysis for the behavioral sciences* (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Colquitt, J. A., LePine, J. A., & Wesson, M. J. (2019). Organizational behavior: Improving performance and commitment in the workplace (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Fornell, C., & Larcker, D. F. (1981). Evaluating structural equation models with unobservable variables and measurement error. *Journal of Marketing Research, 18*(1), 39–50. [https://doi.org/10.1177/002224378101800104] (https://doi.org/10.1177/002224378101800104)
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). SAGE Publications.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Danks, N. P., & Ray, S. (2021). Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using R. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-80519-7
Henseler, J., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2015). A new criterion for assessing discriminant validity in variance-based structural equation modeling. *Journal of the Academy of Marketing Science, 43*(1), 115–135. [https://doi.org/10.1007/s11747-014-0403-8] (https://doi.org/10.1007/s11747-014-0403-8)
Likert, R. (1932). A technique for the measurement of attitudes. Archives of Psychology, 140, 1–55.
Luthans, F. (2011). Organizational behavior: An evidence-based approach (12th ed.). McGraw-Hill.
Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.
Mehrabian, A., & Russell, J. A. (1974). *An approach to environmental psychology*. MIT Press.
Nunnally, J. C., & Bernstein, I. H. (1994). *Psychometric theory* (3rd ed.). McGraw-Hill.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.
Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). Jossey-Bass.
Sedarmayanti. (2017). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Refika Aditama.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). Wiley.
Spector, P. E. (1997). Job satisfaction: Application, assessment, causes, and consequences. SAGE Publications.