Potensi Pengembangan Agrowisata Berbasis Komunitas (Community Based Tourism) sebagai Penggerak Ekonomi Lokal di Dusun Pancasila, Desa Tambora
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan agrowisata berbasis komunitas (Community Based Tourism) sebagai penggerak ekonomi lokal di Dusun Pancasila Desa Tambora. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri atas pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepala dusun, pelaku agrowisata, tokoh masyarakat, karang taruna, dan wisatawan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dusun Pancasila memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan agrowisata berbasis komunitas yang didukung oleh keberadaan perkebunan kopi, kebun durian, serta wisata pendakian Gunung Tambora. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan agrowisata tergolong tinggi melalui kegiatan promosi, pengembangan produk lokal, dan keterlibatan dalam pelayanan wisata. Pengembangan agrowisata berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan peluang usaha baru. Namun demikian, pengembangannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur jalan, jaringan telekomunikasi yang belum stabil, serta keterbatasan modal dan kapasitas pengelolaan wisata. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah melalui peningkatan infrastruktur, pelatihan, dan penguatan kapasitas masyarakat guna mendukung pengembangan agrowisata yang berkelanjutan.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Creswell, J.W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications Ltd.
Goodwin, H., & Rosa Santilli. (2009). Community-Based Tourism : a success ? ICRT Occasional Paper, 1–37. https://www.andamandiscoveries.com/press/press-harold-goodwin.pdf
Hadiwijoyo, S. S. (2018). Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat (Sebuah Pendekatan Konsep). Graha Ilmu. https://grahailmu.co.id/previewpdf/978-979-756-894-8-914.pdf
Laksmi, G. W., Tarigan, E., Dewi, T. R., & Ingkadijaya, R. (2024). Pengembangan potensi desa wisata berbasis ekonomi kreatif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 40–63. https://doi.org/10.35309/dharma.v5i1.318
Loh, J. (2013). Inquiry into Issues of Trustworthiness and Quality in Narrative Studies : A Perspective. The Qualitative Report, 18, 1–15. .
Manurung, S. S., & Aina Rahmayani. (2022). Pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat ( Community Based Tourism ). TOBA (Journal of Tourism, Hospitality and Destination), 1(3), 141–147. https://doi.org/10.55123/toba.v1i3.845
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). In Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Nurhidayati, S. E. (2015). The evaluation study of implementation as Community Based Tourism ( CBT ) on supporting sustainable agritourism. Jurnal of Universitas Airlangga, 28(1), 1–10. https://doi.org/10.20473/mkp.V28I12015.1-10
OECD. (2019). Making the most of tourism in Indonesia to promote sustainable regional development. OECD Publishing. https://one.oecd.org/document/ECO/WKP(2019)4/En/pdf
Patton, M. Q. (2015). Sampling , Qualitative ( Purposeful ). The Blackwell Encyclopedia OfSociology, 2–4. https://doi.org/10.1002/9781405165518.wbeoss012.pub2
Pemayun, D. G. A., Sutiarso, M. A., Suprapto, N. A., Febianti, Harmini, A. N., Sinaga, F., Nugraha, I. G. P., & Made Bram Sarjana. (2021). Perencanaan & Pengembangan Pariwisata. CV. Eureka Media Aksara.
Permatasari, I. (2022). Peran Model Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat ( Community Based Tourism ) Dalam Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan ( Sustainable Tourism ) di Bali. KERTHA WICAKSANA: Sarana Komunikasi Dosen Dan Mahasiswa Volume, 16(2), 164–171. https://doi.org/10.22225/kw.16.2.2022.164-171
Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Responsible Ecological Social Tour (REST).
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alphabet.
Suprobowati, D., Sugiharto, M., & Miskan. (2022). Strategi Pengembangan Desa Wisata Kreatif Berbasis Masyarakat Kearifan Lokal Hendrosari Gresik. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik Dan Kebijakan Sosial, 6(1), 53–68. https://doi.org/10.25139/jmnegara.v6i1.4551
Valerie, S., Rachman, A. F., & Adriani, H. (2025). Pengaruh Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Gen Z Pada Kawasan Wisata Lapangan Merdeka Jakarta. Jurnal Pariwisata Bisnis & Digital, 1(1), 90–100. https://doi.org/10.30647/jpbd.v1i1.1936